Puasa intermiten (PI) adalah salah satu pendekatan nutrisi paling populer beberapa tahun terakhir. Berfokus pada kapan Anda makan, bukan apa yang Anda makan.
Apa itu Puasa Intermiten?
Pola makan terstruktur yang bergantian antara periode makan dan puasa. Ini bukan "diet" dalam pengertian tradisional.
Metode Populer
Metode 16:8
Puasa 16 jam, jendela makan 8 jam (misalnya 12:00–20:00). Metode yang paling umum.
Diet 5:2
5 hari makan normal, 2 hari tidak berturut-turut dibatasi 500–600 kkal per minggu.
Ilmu Metabolik
- Insulin turun → lemak dapat digunakan sebagai energi
- Autopagi diaktifkan (pembersihan sel — Hadiah Nobel 2016)
- Hormon pertumbuhan meningkat → perlindungan otot
Siapa yang Harus Menghindari?
Wanita hamil atau menyusui, penderita diabetes tipe 1, orang dengan riwayat gangguan makan, dan orang di bawah 18 tahun.
Kesimpulan
PI efektif dan berkelanjutan untuk orang yang tepat — tetapi tidak universal. Evaluasi dengan ahli gizi untuk hasil terbaik.